Syekh Ali Jaber jelaskan dosa zina yang pelakunya tidak akan diterima taubat, apalagi diselamatkan.* /Tangkap Layar YouTube/Hadits TV
Syekh Ali Jaber jelaskan dosa zina yang pelakunya tidak akan diterima taubat, apalagi diselamatkan.* /Tangkap Layar YouTube/Hadits TV
PORTAL JEMBER – Manusia diciptakan Allah sesuai dengan kodratnya. Laki-laki menyukai perempuan demikian pula sebaliknya.
Akan tetapi, hubungan seksual antara pria dan perempuan hanya boleh dilakukan dalam ikatan pernikahan yang sah secara agama menurut syariat Islam.
Almarhum Syekh Ali Jaber mengungkapkan hubungan seksual yang dilakukan laki-laki dan perempuan diluar nikah adalah zina dan hukumnya dosa.
“Perbuatan yang haram dan terkutuk. Bahkan umat islam mendekatinya saja dilarang,” ujarnya, dikutip PORTAL JEMBER dari unggahn YouTube HAJAR TV IND, 12 Juni 2020.
Syekh Ali Jaber mengatakan umat Islam harus waspada terhadap perbuatan yang mendekati zina karena bisa menimbulkan perzinahan.
“Allah ketika melarang tidak mengatakan ‘jangan berzina’ tapi ‘la taqrobuzzina (jangan mendekati zina)’. Karena orang berzina tidaak mungkin begitu saja jatuh,” katanya.
Menurut Syekh Ali Jaber, perbuatan zina justru dimulai dari proses awal yang membuat hati manusia cenderung mendekat kepada perzinahan.
Syekh Ali Jaber memaparkan dosa zina diawali ketika seseorang jatuh pada pandangan mata, pikiran, perkataan, dan perbuatan zina.
Di era kemajuan teknologi berkembang pesat, Syekh Ali Jaber tidak memungkiri bahwa perbuatan zina bisa berawal dari aplikasi chatting.
“Ketika sudah berzina, mereka baru tersadar dan tidak mau bertanggungjawab. Saling meninggalkan apalagi kalau terjadi kehamilan,” ungkapnya.
Syekh Ali Jaber berpesan agar para wanita menjauhi dosa zina karena kemuliaaannya di sisi Allah tergantung kemampuannya menjaga kehormatan.
Sementara untuk laki-laki, Syekh Ali Jaber menegaskan supaya mereka tidak mendekati wanita dan membuat jatuh cinta namun tidak ada keseriusan.
Syekh Ali Jaber menuturkan semua orang bisa diampuni Allah dari segala dosa besar seperti dosa zina, dosa riba, dosa sihir, dan lain-lain asal mau taubat.
Jika seeorang memiliki niat atau kesungguhan dalam bertaubat, pasti Allah akan menerima taubat dan mengampuni dosa-dosanya.
“Tapi ada satu orang yang tidak akan diampuni oleh Allah, tidak akan diselamatkan dari perilakunya. Siapa? Orang yang terang-terangan menceritakan perzinahannya,” tuturnya.
Terakhir, Syekh Ali Jaber kembali mengingatkan Allah tidak akan mengampuni dosa atau taubat dari orang yang suka mengumbar aib zina. Mereka dijamin tak akan selamat.***

0 Response to "Syekh Ali Jaber jelaskan dosa zina yang pelakunya tidak akan diterima taubat, apalagi diselamatkan.* /Tangkap Layar YouTube/Hadits TV"
Posting Komentar